LUWU TIMUR – Dalam rangka menyambut Haru Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80 tahun 2025, Pemerintah desa Atue, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur menggelar beragam kegiatan perlombaan.
Kegiatan lomba dibuka secara resmi oleh Sekertaris Camat Malili didampingi Kepala Desa Atue. pada Senin (4/8/2025), dan dihadiri Danramil Malili, Wakapolsek Malili, Ketua TP PKK Malili, kKetua TPPKK Desa Atue, kepala Desa Ussu, tokoh agama, tokoh Masyarakat dan ratusan peserta lomba.
Kegiatan lomba ini, pesertanya tidak hanya dari kalangan anak-anak dan orang dewasa saja, tetapi para ibu-ibu hingga bapak-bapak juga ikut menyemarakkan lomba tersebut.
Para peserta lomba memperebutkan hadiah menarik hingga hadiah door prize menarik lainnya yang telah disiapkan oleh panitia penyelenggara lomba.
“Mari kita ikuti dengan sportif, mengikuti aturan dan keputusan. Menang atau kalah dalam lomba itu biasa tapi kebersamaan yang paling utama,” kata Sekretaris Camat Malili.
“Semoga kegiatan lomba 17 Agustus ini adalah momen yang bisa menjadikan kita lebih banyak mensyukuri nikmat kemerdekaan lebih menghormati jasa pahlawan dan bisa memperkuat persatuan dan kesatuan di desa Atue,” sambungnya.
Selain itu kata dia, bahwa lomba HUT RI ke-80 ini, merupakan saat yang tepat mencari bakat untuk kedepannya
Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Atue, Abdul Hamid, Bsc, menyampaikan bahwa, patut menghargai jasa para pahlawan kemerdekaan, dan sebagai wujud syukur, mari melestarikan budaya serta membangun desa agar lebih maju dengan mengadakan berbagai perlombaan.
Tidak hanya mempererat tali silaturahmi, melalui lomba ini Abdul Hamid mengungkapkan, pihaknya ingin memupuk kembali rasa nasionalisme dan cinta tanah air kepada seluruh masyarakat desa Atue.
“Saya berharap, pelaksanaan kegiatan tidak hanya bersifat seremonial semata, tetapi juga dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda agar lebih produktif dan berdaya saing,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Abdul Hamid berharap semua kegiatan lomba berjalan aman, lancar, dan tetap menjaga persaudaraan antar warga.
“Lomba Ini bukan hanya ajang seremoni, tetapi bentuk rasa syukur sebagai warga negara yang turut memaknai HUT Proklamasi serta upaya menumbuhkan bakat generasi muda ke depan,” pungkasnya. (ARM)


















