SOPPENG – Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar acara Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Soppeng yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Minggu (22/2/2026).
Kegiatan diawali dengan penayangan video refleksi perjalanan satu tahun kepemimpinan Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., bersama Wakil Bupati, Ir. Selle K.S. Dalle. Video tersebut menampilkan berbagai program, capaian, serta tantangan dalam menakhodai pembangunan di “Bumi Latemmamala”.
Dalam sambutannya, H. Suwardi Haseng menyampaikan rasa syukur atas satu tahun pengabdiannya. Ia juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat.
“Refleksi hari ini bukan sekadar seremoni, melainkan panggung kejujuran untuk melihat sejauh mana janji telah ditunaikan dan tantangan apa yang masih menghadang,” ujarnya.
Bupati mengungkapkan bahwa meski menghadapi tantangan fiskal akibat efisiensi anggaran pusat sebesar Rp70,6 miliar pada 2025 dan estimasi pengurangan Rp188 miliar pada 2026, Pemkab Soppeng tetap memilih jalur inovasi tanpa membebani masyarakat.
Secara makro, hingga September 2025, ekonomi Soppeng tumbuh 4,73 persen dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 73,63 persen. Angka kemiskinan tercatat sebesar 6,65 persen dan inflasi sebesar 2,42 persen—keduanya lebih rendah dari rata-rata Provinsi Sulawesi Selatan maupun nasional.
Capaian Sektoral:
Pendidikan: Alokasi 33,4 persen APBD 2025 untuk seragam gratis, smart board, dan revitalisasi sekolah. Pembangunan Sekolah Rakyat boarding school senilai Rp243 miliar juga sedang berjalan di Kelurahan Lalabata Rilau.
Kesehatan: Penurunan defisit RSUD Latemmamala dari Rp18,8 miliar menjadi Rp3,7 miliar, serta dukungan anggaran Rp28,2 miliar untuk Universal Health Coverage (UHC).
Pertanian: Peningkatan produksi padi (9,93%) dan jagung (32,50%) melalui program listrik masuk sawah dan bantuan alsintan. Soppeng juga meraih penghargaan implementasi Kartu Tani terbaik kedua di Sulsel.
Tata Kelola: Meraih peringkat pertama kategori Zona Hijau dari KPK dengan skor SPI 80,48 dan peningkatan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) menjadi 88,53.
Acara ditutup dengan ajakan Bupati untuk memperkuat visi “Soppeng Sehat, Maju, dan Berdaya Saing Berbasis Agropolitan.” Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran DPRD, Forkopimda, tokoh masyarakat, serta ASN lingkup Pemkab Soppeng. (RED)


















