Dugaan Penimbunan Solar Subsidi di Takalar Terungkap, Nama Aktor Intelektual Mulai Mencuat

TAKALAR – Setelah mencuatnya dugaan monopoli BBM bersubsidi jenis solar di SPBU Kalampa, Kabupaten Takalar, penemuan tumpukan jerigen di salah satu rumah warga di Lassang kini mulai mengungkap sosok di balik praktik tersebut.

Menurut sumber terpercaya, dugaan penimbunan BBM bersubsidi jenis solar di Lassang ini menyeret nama pria berinisial NG.

Bacaan Lainnya
banner 1100x267

“NG ini memiliki armada dan diduga bekerja sama dengan oknum di SPBU Kalampa. Solar subsidi yang ditampung tersebut rencananya akan dikirim ke sektor industri di Morowali menggunakan mobil tangki industri berwarna biru-putih,” ungkap sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan melalui sambungan telepon, Kamis (19/2/2026).

Ia menegaskan bahwa kelancaran aksi pengisian BBM selama ini disinyalir kuat karena adanya “main mata” dengan pihak SPBU Kalampa.

“Kami menduga penyalahgunaan solar bersubsidi ini bisa terjadi karena adanya kerja sama antara pengumpul dan oknum petugas SPBU,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Divisi Hukum dan Pelaporan LSM Pembela Rakyat (PERAK) Indonesia, Burhan Salewangan, S.H., meminta aparat kepolisian setempat untuk bertindak tegas. Ia mendesak agar pihak berwajib tidak menutup mata dan segera melakukan penyelidikan menyeluruh.

“Pihak kepolisian harus segera mengusut tuntas informasi ini dan menindak tegas dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi di SPBU Kalampa demi kepentingan masyarakat luas,” tegas Burhan.

Sementara pengawas di SPBU Kalampa, Basri saat di kunjungi belum berhasil.

“Pak Basri sedang pulang Kampung Pak, sambil menunjukkan nomor teleponnya yang tertera di SPBU,” kata salah seseorang karyawan di SPBU Kalampa Takalar saat ditemui wartawan, Rabu (18/2/2026) sore.

Sementara saat berusaha dihubungi melalui telepon yang dimaksud belum berhasil, pesan konfirmasi wartawan, Kamis (19/2) hanya tercentang satu hingga berita ini ditayangkan. (HSN/TIM)

banner 1100x468

Pos terkait

banner 468x60